Tamansari Gua Sunyaragi Cirebon

29-May-2014

Lebih kurang lima kilometer ke arah barat dari jantung Kota Cirebon, tepatnya di Desa Graksan, terhampar areal bangunan yang unik. Tempat wisata ini dikenal sebagai Tamansari Gua Sunyaragi. Petilasan dengan arsitektur estetik bernilai historis, serta mengungkap nilai-nilai spiritual, merupakan salah satu warisan budaya masa lalu yang terdapat di wilayah Cirebon, Jawa Barat.

Pembangunan wisata sejarah ini dilakukan pada tahun 1703. Gagasannya berasal dari benak sang patih Keraton Kasepuhan Cirebon yang bernama Pangeran Arya Cirebon. Tokoh ini memang dikenal sebagai peminat sejarah dan kebudayaan. Karya legendaris lainnya selain Tamansari Gua Sunyaragi adalah kitab sejarah “Purwaka Caruban”, kitab sejarah Kota Cirebon yang berhasil disusunnya pada tahun 1720.

Sunya berarti sepi dan Raga atau Ragi adalah jasmani. Nama petilasan ini memang mengungkapkan fungsinya, yaitu sebagai tempat perisirahatan para sultan dari Keraton Kasepuhan Cirebon dan keluarganya. Di samping itu Tamansari Gua Sunyaragi pun dipergunakan pula sebagai tempat untuk menyepi, menjauhkan diri dari kesibukan duniawi, berzikir dan mendekatkan diri kepada Allah.

Bangunan Gua Sunyaragi secara keseluruhan memiliki pola bangunan yang merupakan perwujudan dari motif awan dan batu karang. Motif ini dalam seni batik dikenal sebagai motif Mega Mendung yang merupakan motif khas Cirebonan.

Pola awan dan batu karang ini merupakan pola bangunan yang berasal dari zaman pra Islam, seperti yang banyak terlihat pada bangunan-bangunan pada masa Kerajaan Majapahit. Pola bangunan klasik ini pada perkembangan berikutnya mendapat pengaruh dari pola bangunan Islam. Pola ini pun mewarnai pula corak bangunan Tamansari Gua Sunyaragi.

Sementara di pojok utara, terlihat sebuah bangunan yang coraknya sama dengan bangunan-bangunan yang ada di kompleks Tamansari Sunyaragi ini. Namun bangunan ini memiliki ruangan yang dipergunakan untuk bepergian ke Mekah dan ruangan untuk menuju ke Tiongkok.

Guna menunjang perkembangan pariwisata di Cirebon banyak berdiri fasilitas pendukung seperti hotel/penginapan, restoran/rumah makan, rental mobil/biro perjalanan, pusat perbelanjaan, toko-toko cinderamata dan lain sebagainya.

Untuk menuju ke kawasan tempat wisata sejarah ini, bagi Anda yang berasal dari Jakarta dapat menempuh perjalanan menggunakan kendaran umum (bus) maupun pribadi melewati jalur utara Pantura (Karawang-Subang-Indramayu-Cirebon). Jika dari arah barat melalui Bandung/Sumedang. Sedangkan dari arah timur Jawa Tengah melalui Tegal.

Namun ada yang lebih praktis, aman dan nyaman, Anda bisa menggunakan perusahaan jasa Sewa Mobil Cirebon. Armada beserta awaknya yang dimiliki Sewa Mobil Cirebon siap membawa kemana Anda akan pergi berlibur di kawasan Cirebon. Anda akan nyaman menikmati liburan Anda tanpa kelelahan dan tersesat.

 

« kembali
Artikel/Berita Lainnya:

Armada Kami

Avanza
  • AC Double blower dan Audio
  • Kapasitas 5-6 Orang
  • Belum termasuk BBM
  • Termasuk supir
  • Harga dapat dinegosiasikan
Kijang Innova
  • AC Double blower dan Audio
  • Kapasitas 5-6 Orang
  • Belum termasuk BBM
  • Termasuk supir
  • Harga dapat dinegosiasikan
Toyota Hiace
  • AC Double blower dan Audio
  • Kapasitas 15 Orang
  • Belum termasuk BBM
  • Termasuk supir
  • Harga dapat dinegosiasikan
Isuzu Elf
  • AC Ducting dan Audio
  • Kapasitas 13-14 Orang
  • Belum termasuk BBM
  • Termasuk supir
  • Harga dapat dinegosiasikan

PT. Budhi Surya Sejahtera - Pondok Avicenna,
Jl. Taman Pemuda No. 2 Cirebon

08156407913 / 081298476511 082120982211
Bagikan
Copyright © SewaMobilCirebon.co.id 2018
All rights reserved
eXTReMe Tracker